Advertisement

Tanya: Apakah BPJS Kesehatan Menanggung Biaya Pemasangan Gigi Tiruan?

Advertisement
Gigi merupakan anggota tubuh yang wajib dirawat dengan baik. Apabila kita tidak menjaga gigi dengan baik, maka bersiaplah untuk merasakan sakit yang luar biasa pada gigi. Kerusakan gigi yang parah bisa mengakibatkan gigi berlubang. Salah satu cara mengatasi gigi berlubang yaitu dengan mencabut dan memasang gigi tiruan. Untuk memasang gigi tiruan ini tidaklah murah apabila jika kita membayar sendiri. Namun, kita masih mempunyai kartu BPJS yang biasa digunakan untuk berobat. Dan pertanyaannya, apakah BPJS kesehatan menanggung biaya pemasangan gigi tiruan?

Apakah BPJS Kesehatan Menanggung Biaya Pemasangan Gigi Tiruan?


Masih banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah BPJS kesehatan menanggung biaya pemasangan gigi tiruan? Jawabannya ya. Namun ini dapat dilakukan apabila ada indikasi medis dari dokter. Biaya yang diberikan oleh BPJS paling cepat dua tahun sekali dengan indikasi medis pada gigi yang sama. Selain itu, masing-masing rahang diberikan biaya maksimal Rp. 500.000. Apabila biaya pemasangan per rahang lebih dari itu, maka sisanya ditanggung oleh pasien. Daripada kita membayar untuk memasang gigi tiruan, alangkah baiknya jika kita merawat dan mencegah sejak dini terhadap kerusakan gigi.

5 Tips Merawat Gigi Supaya Sehat Dan Bersih


Dibawah ini ada 5 tips untuk merawat gigi supaya sehat dan bersih. Tips dibawah ini sangat mudah untuk dipahami dan dipraktikkan.

1. Rajin Menggosok Gigi Minimal 2 Kali Sehari

Rajin menggosok gigi merupakan cara yang paling utama dalam merawat gigi. Minimal 2 kali sehari yaitu setiap habis makan dan sebelum tidur. Menggosok gigi dapat membersihkan sisa makanan yang masih menempel di gigi. Sisa makanan pada gigi ini nantinya bisa menjadi kuman yang akan bersarang di gigi dan bisa menyebabkan sakit gigi. Oleh karena itu menggosok gigi tidak boleh dilupakan oleh semua orang.

2. Menghindari Minuman Dan Makanan Yang Merusak Gigi

Makan dan minum merupakan kegemaran semua orang. Namun, untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan gigi, kita perlu menyeleksi mana yang baik untuk dimakan dan tidak. Ada beberapa makanan dan minuman yang rasanya enak namun ternyata itu merusak gigi kita. Contohnya seperti makanan manis seperti permen dan kue. Selain itu mengunyah sesuatu yang keras juga dapat merusak gigi, contohnya seperti es batu. Makanan dan minuman yang asam pun perlu dihindari agar tidak merusak gigi. Memang boleh jika kita ingin mengkonsumsi makanan dan minuman itu, hanya saja untuk porsinya jangan terlalu berlebihan.

3. Memilih Sikat Gigi Dan Menggantinya Secara Rutin

Sikat gigi merupakan sebuah senjata penting yang digunakan untuk menggosok gigi. Kita perlu memilih mana sikat gigi yang nyaman dan aman bagi gigi kita. Ini berguna supaya ketika menggosok gigi, sikat gigi dapat menyikat semua sisa makanan yang ada pada gigi. Selain itu, sikat gigi perlu diganti secara rutin yaitu minimal tiga bulan penggunaan. Sikat gigi yang tidak diganti dapat merusak gigi karena mungkin saja banyak kuman bersarang disana. Penggunaan sikat gigi yang sudah rusak juga dapat merusak gigi dan area sekitar gigi seperti lidah dan gusi.

4. Gunakan Obat Kumur Setelah Gosok Gigi

Obat kumur pada umumnya merupakan cairan yang digunakan untuk menyegarkan nafas dan mulut. Namun selain itu, obat kumur juga dapat digunakan untuk membersihkan gigi dari sisa makanan, plak, dan karang gigi. Oleh karena itu, lebih baik kita berkumur menggunakan obat kumur setelah gosok gigi. Selain nafas menjadi segar, gigi juga akan terlindungi dua kali.

5. Banyak Minum Air Putih

Menggosok gigi adalah langkah utama untuk merawat gigi. Percuma jika kita rajin menggosok gigi tapi jarang minum air putih. Air putih sangat baik bagi tubuh kita, termasuk dalam merawat kesehatan gigi. Minum air putih yang banyak dapat memicu air liur dalam mulut kita. Air liur ini dapat membersihkan mulut dari kuman-kuman yang bisa saja menyerang gigi kita. Oleh karena itu, banyak minum air putih dapat mencegah kita dari sakit gigi karena kuman-kuman.

Advertisement

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI